Jenis Bentuk Tubuh Manusia dan Cara Melatihnya

Jenis bentuk tubuh manusia
Jenis bentuk tubuh manusia
Tipe-tipe tubuh manusia.

Tipe manusia berbeda – beda, maka dari itu ketika Anda melihat orang yang banyak makan akan tetapi tetap kurus atau Anda melihat orang yang sedikit makannya tapi cepat gemuk, mungkin hal tersebut disebabkan oleh tipe tubuh yang berbeda. Nah, kali ini Penulis akan memberikan informasi mengenai tipe – tipe bentuk tubuh manusia ke Anda semua. Agar Anda bisa memanajemen diri sesuai dengan bentuk tubuh yang dimiliki dan punya berat badan ideal.

Misalnya Anda memiliki bentuk tubuh Ectomorph, maka Anda harus memanajem tubuh Anda dengan memberikan lebih banyak asupan makanan, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Dan perlakuan yang berbeda pun berlaku pada tipe bentuk tubuh yang lain. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bentuk tubuh yang dimiliki agar tidak salah dalam memanajemen.

Anda juga akan sangat perlu mengetahui bentuk tubuh yang dimiliki oleh Anda ketika ingin melakukan latihan terhadap tubuh dan mendapatkan berat badan ideal. Ternyata bentuk tubuh bisa mempengaruhi dari efek latihan yang sedang dijalani oleh Anda. Atau ketika Anda akan melakukan program diet, maka pengetahuan ini akan sangat bermanfaat.

Anda, berdasarkan beberapa riset, tipe tubuh manusia terdiri dari 3 tipe yaitu tipe Ectomorph, Endomorph, dan Mesomorph. Penjelasan detailnya dapat Anda lihat di bawah ini:

1. Tipe Tubuh Ectomorph (Si Kurus)

Tipe Tubuh Ectomorph. Bruce Lee

Apabila Anda memiliki tipe tubuh Ectomorph, maka Anda memiliki sistem metabolisme makanan yang sangat cepat. Tipe ini mampu menghancurkan makanan idealnya 50% untuk karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak. Rupa dari jenis bentuk tubuh manusia ini seperti bentuk tubuh apel. Orang – orang dengan tipe Ectomorph memiliki perawakan yang tinggi, namun memiliki struktur tulang yang kecil.

Tipe ini harus mendapatkan asupan rasio karbohidrat dan lemak yang tinggi. Hal ini dikarenakan sistem metabolismenya yang tinggi pula. Idealnya asupan protein perlu satu porsi dengan ditambah asupan karbohidrat dari sayur – sayuran sebanyak 1 genggam telapak tangan untuk setiap makan. Tambah juga dalam satu porsi makan 2 genggam kacang polong atau biji – bijian utuh dengan asupan lemak sebesar setengah ukuran jempol. Standar asupan makanan ini yang akan mengimbangi sistem metabolisme dari tipe Ectomorph.

Tipe tubuh ini sangat sulit untuk membangun otot dan cenderung kurus. Tipe Ectomorph harus memakan lebih banyak asupan kalori untuk menambah massa tubuh. Ciri – ciri utama tipe tubuh ini adalah bahu yang sempit, cepat merasa lapar dan ketika makan dengan porsi besar, namun tidak bisa gemuk – gemuk.

Adapun ciri – ciri lain tubuh ini yaitu memiliki otot yang kecil, ukuran pinggang yang juga kecil, dan bahu kecil.

Tips yang dapat dilakukan oleh tipe tubuh ini adalah bersabar untuk melakukan latihan fisik untuk meningkatkan massa tubuhnya. Latihan fisik yang bisa dilakukan adalah angkat beban. Lakukan secara rutin dengan menyeimbangkan asupan nutrisi yang masuk ke tubuh.

2. Tipe Tubuh Mesomorph (Si Normal)

Tipe tubuh mesomoprh. Huge Jackman

Berbeda dengan tipe Ectomorph yang membutuhkan banyak asupan karbohidrat, protein, dan lemak dalam satu porsi makan. Tipe tubuh Mesomorph lebih stabil dan bisa dikatakan ideal. Rupa dari jenis bentuk tubuh manusia ini seperti bentuk tubuh segitiga terbalik. Tipe tubuh ini memiliki bentuk rectangular dengan perawakan atletis. Tipe tubuh ini mampu dengan mudah mendapatkan asupan lemak dan mudah juga kehilangan lemak, sama juga dengan otot. Sehingga ketika Anda memiliki bentuk tubuh ini, Anda akan dapat dengan mudah memanajemennya.

Ketika Anda memiliki bentuk tubuh dengan tipe ini, maka Anda idealnya perlu mendapatkan asupan 35 – 40% karbohidrat, 30 – 35% protein, dan 30% lemak. Untuk mengatur tingkat massa tubuh, orang – orang dengan tipe tubuh ini bisa memanajemennya dengan cara mengatur asupan makanan yang masuk.

Ciri – ciri utama yang dimiliki oleh tipe tubuh ini adalah berbahu lebar, tubuh terlihat gagah dan ideal, tubuh cenderung berbentuk V-shape, dan memiliki porsi makan sedang apabila dibandingkan dengan tipe tubuh Ectomorph.

Ciri – ciri lain dari tubuh dengan tipe ini seperti berat badan ideal dengan tinggi badan, tidak gemuk dan juga tidak kurus, cenderung berotot (walaupun tidak melakukan olahraga khusus seperti angkat beban, namun orang – orang dengan tipe tubuh ini sudah secara alami terbentuk ), memiliki keseimbangan metabolisme.

Tubuh dengan tipe ini sangat mudah dibentuk, sehingga sekali lagi tergantung kepada si pemilik tubuh.

3. Tipe Tubuh Endomorph (Si Gemuk)

Tipe tubuh endomorph. Chris Pratt

Orang – orang dengan tipe tubuh ini memiliki ciri – ciri perawakan yang kekar, kemudian secara fisik berbentuk bulat dengan struktur tulang yang lebih lebar dibandingkan dengan kedua tipe sebelumnya. Rupa dari jenis bentuk tubuh manusia ini seperti bentuk tubuh pir. Tipe ini memiliki kekurangan yaitu ketika makan dalam jumlah sedikit pun dapat dengan mudah meningkatkan massa tubuhnya dan ketika melakukan diet akan sangat sulit turun.

Tipe Endomorph idealnya harus memproses asupan karbohidrat sebesar 25% karbohidrat, protein sebesar 40%, dan jumlah lemak yang masuk 25%. Asupan makanan orang – orang dengan tipe Endomorph harus rendah karbohidrat dan lemak. Misalnya dalam satu porsi makanan yang masuk harus memiliki komposisi sayuran sebanyak seukuran telapak tangan, setengah genggam biji – bijian atau bisa juga kacang – kacangan, dan dua porsi lemak seukuran ibu jari.

Ciri – ciri utama orang – orang dengan tipe tubuh ini adalah mereka yang memiliki bahu yang tidak begitu lebar namun pada bagian perut sering menonjol, seringkali pada bagian pinggang lebih lebar dari pada bahu, tidak seperti orang – orang dengan tipe tubuh Ectomorph yang cepat sekali lapar, tipe tubuh ini tidak begitu cepat. Namun orang – orang dengan tipe tubuh ini apabila tidak bisa mengontrol nafsu makannya, ma akan sangat berbahaya bagi kondisi massa tubuhnya.

Ciri – ciri lainnya yang bisa diamati dari orang – orang dengan tipe tubuh ini yaitu bentuk badan yang gemuk, bulat, besar, berat badan naik dengan mudah dan turun bebrat badan yang sulit. Tipe tubuh ini memiliki cadangan lemak yang banyak dalam tubuhnya. Dan juga tipe tubuh ini memiliki ukuran paha dan pinggang yang besar dan lebar. Hal ini dikarenakan orang – orang dengan tipe tubuh ini memiliki sistem metabolisme yang rendah.

Tips yang bisa dilakukan untuk orang – orang dengan tipe tubuh ini adalah diet sehat yang mengutamakan puasa dan olahraga angkat beban agar dapat membakar kalori dengan cepat.

Asupan makanan dalam tubuh

Sebelumnya kita telah menyinggung mengenai asupan makanan yang dapat dikonsumsi oleh tiap – tiap tipe di atas. Sekarang mari kita bahas satu persatu setiap jenis makanan tersebut.

1. Karbohidrat

Anda, karbohidrat merupakan zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh khususnya dalam memenuhi kebutuhan energi harian, contohnya gula. Selain itu karbohidrat sangat penting terutama sebagai sumber makanan utama dari otak kita. Secara umum, karbohidrat dibagi menjadi dua bagian, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat komplek.

Karbohidrat sederhana sering kita temui pada jenis makanan manis seperti gula, madu, dan gula merah. Jenis karbohidarat ini sangat mudah diserap oleh tubuh untuk dirubah menjadi kadar gula dalam darah yang selanjutnya berubah menjadi energi. Sedangkan berbeda dengan karbohidrat sederhana, Karbohidrat komplek sering kita temui pada makanan – makanan pokok seperti nasi, mie, bihun, singkong, kentang, dan lain sebagainya. Ada juga jenis karbohirat lain yaitu pati dan serat.

2. Protein

Berdasarkan sumbernya protein terbagi menjadi 2, yaitu protein nabati dan protein hewani. Protein nabati merupakan protein yang dapat kita peroleh dari tumbuh – tumbuhan. Contoh sumber protein nabati adalah tempe, tahu, kacang – kacangan, kedelai, dan lain sebagainya. Sedangkan protein hewani adalah protein yang dapat kita peroleh dari jenis hewan – hewanan seperti telur, keju, susu, daging, dan lain sebagainya.

3. Lemak

Terdapat 2 jenis lemak yang wajib kita ketahui, yang pertama adalah lemak baik dan yang kedua adalah lemak jahat. Lemak baik adalah lemak yang pada umumnya bukan merupakan lemak jenuh. Biasanya lemak jenis ini bisa kita temui dalam bentuk cair pada temperatur ruangan. Contoh dari lemak jenis ini adalah minyak zaitun, minyak kacang, dan minyak jagung. Kenapa disebut baik? Karena lemak jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, menurunkan peradangan, dan juga menstabilkan ritme jantung.

Lemak jahat merupakan lemak jenuh dan lemak trans. Contohnya seperti lemak daging, mentega, dan juga margarin. Lemak – lemak jenis ini dapat kita temui di temperatur ruangan dalam bentuk padat. Banyak resiko yang dapat ditimbulkan dari lemak jenis ini seperti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes millitus tipe 2, dll.

Penutup

Apapun tipe dan bentuk tubuh kalian saat ini kalian tidak akan terpaku di satu kategori selamanya. Tipe tubuh bisa berubah dan dapat dipengaruhi dari berbagai hal, misalnya: Latihan yang kalian lakukan, nutrisi yang masuk ke tubuh, dll.

Tetap semangat dan rajin berolahraga, semoga kita mendapat bentuk tubuh yang kita inginkan semuanya.

Salam Fit.

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *